Menggalakkan Gaya Hidup Sehat Lewat CFD dan Dukungan UMKM Lubuk Pakam
Menggalakkan Gaya Hidup Sehat Lewat CFD dan Dukungan UMKM Lubuk Pakam
Deli Serdang (Media republica merah putih.com ) Pemanfaatan ruang publik secara produktif terbukti mampu memberikan dampak ganda bagi kesehatan masyarakat sekaligus pemulihan ekonomi di daerah. Aktivitas luar ruangan yang dikemas secara interaktif kini menjadi tren positif yang terus digalakkan oleh jajaran pemerintah daerah.
Pendekatan lapangan yang mengedepankan interaksi langsung tanpa jarak dinilai efektif dalam membangun komunikasi dua arah yang sehat antara pemimpin dan warga. Ruang-ruang sosial seperti ini menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi riil dari para pelaku usaha kecil.
Dukungan terhadap sektor ekonomi mikro yang bergerak di sektor informal terus mendapat stimulus positif agar mampu bertahan di tengah ketatnya persaingan pasar global. Kehadiran kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil dipandang sebagai angin segar bagi stabilitas ekonomi regional.
Pada 28 Juni 2026, Bupati bersama Ketua TP PKK Deli Serdang berbaur dengan warga dengan berjalan kaki dari kediaman menuju area Car Free Day (CFD) di Lapangan Tengku Raja Muda (Lapangan Segitiga), Lubuk Pakam. Kehadiran Bupati ini bertujuan mengampanyekan gaya hidup sehat lewat senam massal sekaligus berdialog langsung guna mendukung para pelaku UMKM setempat yang memanfaatkan ruang publik tersebut.
Aksi memasyarakat ini menciptakan ruang interaksi tanpa sekat yang dinilai mampu mendongkrak perekonomian mikro secara instan. Kehadiran pemimpin di tengah kerumunan pedagang kecil memberikan rasa aman sekaligus suntikan motivasi bagi geliat usaha lokal.
Agenda olahraga publik yang dipadukan dengan penguatan ekonomi rakyat ini menjadi buah bibir positif di kalangan pegiat sosial di Medan. Hubungan ekonomi yang erat antara Medan dan Deli Serdang membuat stabilitas UMKM di Lubuk Pakam ikut berdampak pada pasar regional.
Menyikapi konsistensi kepala daerah tersebut, Ketua LSM, Idris Johansyah, angkat bicara di Medan pada Minggu (29/6/2026). Ia memuji pendekatan persuasif bupati yang memilih membumi dan langsung menyerap aspirasi pedagang kecil sembari berolahraga.
"Kami dari lembaga swadaya masyarakat sangat mengapresiasi gaya kepemimpinan yang humanis dan peduli UMKM seperti ini. Kehadiran langsung bupati di arena CFD Lubuk Pakam membuktikan bahwa pemulihan ekonomi masyarakat bawah adalah prioritas kerja yang nyata," pungkas Idris Johansyah.
Ia menilai, pemanfaatan ruang publik untuk CFD dan pasar kaget mingguan merupakan strategi jitu. Konsep ini berhasil menggabungkan indikator kesehatan warga dengan peningkatan omzet harian para pelaku usaha kreatif.

Komentar
Posting Komentar